BERITA UNIK BERITA VIRAL

Sedang Naik Daun, Ini 5 Fakta Seputar Pasta Gigi Charcoal

OPERAQQLOUNGE -Pada saat ini, arang aktif atau charcoal mulai di gunakan dalam produk kecantikan. Biasanya bentuknya berupa bubuk berbutir halus yang terbuat dari bahan baku seperti kayu, batok kelapa, dan zat alami lainnya. Kemudian, bahan tersebut akan mengalami serangkaian proses kimia dan teroksidasi oleh panas yang ekstrem.

Sebagaimana telah di ketahui, charcoal sudah menjadi komposisi utama dalam beberapa pasta gigi dan diklaim dapat membantu memutihkan gigi. Benarkah demikian? Inilah beberapa fakta seputar pasta gigi charcoal, ketahui dulu sebelum menggunakannya, ya!

1. Kelebihan pasta gigi charcoal

Dilansir Healthline, sampai saat ini satu-satunya manfaat pasta gigi arang yang diketahui adalah:

  • Membantu menghilangkan kotoran yang melekat pada gigi
  • Mengurangi bau mulut

2. Kekurangan pasta gigi charcoal

Masih dari sumber yang sama, ada beberapa kekurangan dari penggunaan pasta gigi berbahan charcoal, yang meliputi:

  • Abrasif dan dapat mengikis email gigi 
  • Tidak efektif menghilangkan noda di bawah email
  • Berpotensi menyebabkan gigi sensitif
  • Sebagian merek tidak mengandung fluorida, sehingga tak membantu mencegah gigi berlubang

3. Apakah pasta gigi charcoal ampuh dalam memutihkan gigi?

Menurut sebuah studi yang di publikasikan dalam Journal of Applied Oral Sciences tahun 2019, para peneliti menodai 90 gigi hewan sapi dengan teh hitam pekat, kemudian mereka mengoleskan beberapa bahan pemutih gigi untuk melihat mana yang paling ampuh.

Penelitian tersebut memerlukan sekitar 4 minggu untuk pengamatan. Hasilnya, bukanlah bahan pemutih gigi yang terbaik ataupun paling efektif untuk memutihkan gigi.

4. Keamanan pasta gigi charcoal

Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Dental Journal tahun 2020, dikatakan mengandung hidrokarbon yang berpotensi sebagai karsinogen. Di ketahui bahwa sepertiga dari pasta gigi juga mengandung tanah liat bentonit, yang juga berpotensi karsinogenik.

Hal yang dikhawatirkan adalah beberapa orang akan bertindak ekstrem, dalam arti menggunakan produk lebih sering daripada yang direkomendasikan, dengan harapan mereka akan mendapatkan senyum yang lebih cerah. Dalam kasus ini, paparan secara kronis bisa berbahaya, terutama karena toksisitas produk yang mengandung belum begitu teruji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *